Anak Muda Indonesia Tak Ingin Cepat Menikah

Dilansir dari Katadata.co.id (8/1/2022) Anak muda Indonesia cenderung ingin menunda pernikahan. Ini terlihat dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan, persentase pemuda yang belum kawin atau melajang semakin meningkat setiap tahunnya. 

Sebaliknya, persentase pemuda yang memutuskan segera menikah semakin menurun. Proporsi pemuda yang belum kawin sebesar 61,09% pada 2021. Persentase ini naik 1,27 poin dari tahun sebelumnya yang memiliki persentase 59,82%. Selama 10 tahun terakhir, kenaikan pemuda belum kawin hampir mendekati 10 poin. BPS menyebutkan, persentase pemuda belum kawin naik 9,11 poin dari 51,98% pada 2011.

Sementara pemuda yang berstatus kawin hanya sebesar 37,69% pada 2021. Angka ini menurun 1,16 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 38,85%. Adapun jika dibandingkan dengan 2011 menurun 8,81 poin dari 46,5%.

BPS menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan adanya perbaikan kualitas hidup, terutama dari pendidikan dan status ekonomi. Kedua hal ini memiliki korelasi negatif dengan keputusan kapan akan menikah, terlebih bagi perempuan. Alasan selanjutnya karena adanya kebijakan yang menaikkan batas usia minimal perkawinan melalui UU Nomor 16 Tahun 2019 menjadi alasan menurunnya pola pemuda yang kawin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.